Jumat, 30 Mei 2014

Memangkas Rambut



Anak-anak terhitung jarang ke salon karena selama beberapa waktu saya lebih sering memangkas rambut mereka di rumah, tentu dengan menggunakan peralatan seadanya dan keterampilan yang minim pula. Mereka cenderung menyukai pangkas rambut ala rumahan yang terus terang tidak fashionable.

Kadangkala, secara sembunyi-sembunyi anak-anak memangkas sendiri rambut mereka. Hasilnya saya mendapati poni mereka terpangkas tidak karuan atau bahkan habis rata, sejajar dengan anak rambut di pangkal dahi. Rambut bagian samping juga mereka pangkas secara serampangan hingga berada dibatas telinga. Hal yang membuat saya panik bukanlah hasil pangkas mandiri yang super ajaib itu, tetapi lebih pada kekhawatiran para proses pemangkasan diam-diam yang melibatkan benda tajam bernama gunting.


Seiring bertambahnya usia, saya mulai membawa mereka mengunjungi tenaga profesional pemangkas rambut di salon-salon sekitar kediaman kami. Kesabaran dan keramahan menjadi pertimbangan saya dalam memilih tenaga pemangkas rambut. Salah satunya di Tom Salon yang berlokasi di bilangan Jalan Suryowijayan ini.

Saya senang membawa anak-anak memangkas rambut di salon tersebut karena beberapa faktor, harga yang terjangkau, ketelatenan, kesabaran dan keramahan pelayanan di salon tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG

Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...