Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Januari 2015

Tiket Museum yang Mahal

Saya baru saja membaca komen seorang teman yang mengeluhkan harga tiket Mueum Affandi yang menurutnya mahal. Masih saja ada yang menganggap tiket museum itu mahal.
Simak harga tiket Museum Affandi di bawah ini, yang kebetulan merupakan milik pribadi, bukan milik negara.
Tiket Masuk Museum Affandi:
Harga tiket bervariasi disesuaikan usia dan negara asal.
Tiket untuk turis mancanegara Rp.50.000,-
Tiket domestik dewasa Rp.20.000,-
Untuk tiket dewasa bisa ditukar dengan softdrink gratis
Tiket untuk anak di atas 8 tahun Rp.10.000,-
Sedangkan anak-anak hingga usia 8 tahun bebas bayar.
Yang harus dipahami ketika mengunjungi museum mungkin bukan cuma lihat-lihat koleksi museum, selfie-selfie lalu selesai.
Museum bukan sekedar objek wisata, ini adalah tempat yang harus berkedudukan sebagai subjek. Inilah tempat kita bercermin perihal perjalanan panjang sejarah manusia. Tempat kita mencari tahu apa yang terjadi di masa lampau, kaitannya dengan masa kini dan segala kemungkinan yang terjadi di masa depan.
Harga tiket masuk sebuah museum mencerminkan sistem yang berjalan di dalamnya. Hal-hal yang menyangkut berdirinya, koleksi-koleksi, pemeliharaan, jaringan-jaringan kerja yang melingkupinya.



Kita memang terbiasa tidak menghargai tempat bernama museum hingga harga senilai 20ribu rupiah diaggap mahal dan tidak layak untuk sebuah museum.

Minggu, 30 November 2014

Selamat Hari Guru






Tanggal 25 November 2014 Doodle menyajikan ilustrasi peringatan Hari Guru Nasional....besok anak-anak juga libur sekolah untuk peringatan Hari PGRI Persatuan Guru Republik Indonesia.
Temans, masih ingatkah kenangan saat menyimak pengetahuan di bangku sekolah? Saya teringat seorang guru di masa sekolah menengah pertama,

Ibu Holiyati Gumay, guru Bahasa Inggris saya di SMP mengajar dengan cara yang menyenangkan sekali. Di sela-sela pelajaran, beliau sering cerita pengalaman-pengalman nakal saat masih sekolah. Bagaimana ia mencuri waktu utuk mengendarai motor ayahnya, menyamar sebagai seorang pemuda. Jauh dari kesan jaim deh..... Atau saat ia ikut gerak jalan dan tak mau berhenti karena gengsi akibantnya selama seminggu kakinya bengkak-bengkak. Nah....setelah cerita pengalman kembelingannya itu.....lalu beliau memberi nasihat..... "Makanya kalian jangan seperti ibu ya... akibatnya begitu tuh"....

Lain waktu, Ibu Holy pernah memberikan tugas latihan Bahasa Inggris kepada kami. Beliau hapal sekali kalau anak-anak di kelas kami ini hobi berisik, ribut bak ayam berkotek. Maka, beliau membeaskan kami mengerjakan tugas di mana saja di luar kelas. Kami bersorak kegirangan bak kuda lepas dari kandang. Alhasil, semua tempat di luar kelas kami jelajahi. Ada yang nangkring di kantin jajan sambil mengerjakan tugas. Ada yang di taman sekolah, selasar sekolah......bahkan ada yang gelar tikar di kebun singkong belakang sekolah.. Hi..hi..hi....

Ajaibnya semua tugas langsung terkumpul tepat waktu meski ada beberapa buku yang kotor terkena noda minyak atau tanah merah. Nah... yang terkena noda minyak itu kemungkinan yang nagkring di kantin, mungkin lupa melap tangan sehabis makan gorengan he..he...he...

Atau, yang bukunya kotor akibat noda tanah, sepertinya yang gelar tikar di kebun singkong itu...... Kalau tikarnya sih pinjam ke penjaga sekolah.
Hmm.... Ibu Holy apa kabarnya ya sekarang? 

MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG

Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...