Jumat, 30 Mei 2014

ASYIKNYA MEMBUAT GERABAH DI KASONGAN

Di akhir semester ini, Nawal mengikuti kegiatan minitrip dari sekolah. Kegiatan yang dijalani adalah belajar membuat gerabah dari tanah liat di Desa Wisata Gerabah Kasongan, Bantul.

Memasuki ruang kegiatan, setiap anak mendapat selembar koran sebagai alas duduk. Mereka bebas memilih tempat duduknya masing-masing.

Kegiatan diawali dengan perkenalan oleh pengelola Pusat Pelatihan Gerabah dan Finishing ini. Selanjutnya, demo pembuatan gerabah oleh instruktur. Dalam demo ini, dipaparkan 3 macam cara pembuatan gerabah yaitu teknik cetak, teknik putar dan teknik bebas. Semua anak memperhatikan demo tersebut secara seksama.

Selanjutnya instruktur membagikan cetakan-cetakan gerabah dan tanah liat kepada masing-masing anak. Motif cetakan yang tersedia cukup beragam, sebut saja motif buah-buahan, hewan, alat transportasi hingga figur kartun. Maka dimulailah petualangan motorik mereka di sessi praktek ini....

Ternyata ada beberapa anak yang tidak begitu saja mau menerima cetakan gerabah yang diberikan. Mungkin cetakan yang meraka dapat kurang seru ya..he..he..he.... Akhirnya mereka aktif memilih motif cetakan yang sesuai dengan selera. Ada yang memilih motif kartun yang sedang hits seperti Angry Bird, Dora Emon, atau hewan-hewan lucu macam kucing dan anjing.

Tangan-tangan mungil ini segera menjumput tanah liat dihadapannya, memasukkannya ke dalam cetakan hingga terisi penuh dan padat. Kepalan-kepalan tangan mereka saling bergantian memukul-mukul tanah liat, mencoba terus memadatkan isi cetakan.

Sementara anak-anak asyik membuat gerabah cetak, instruktur terus mengawasi mereka dan mendatangi satu persatu terutama membantu saat anak-anak kesulitan melepas tanah liat dari cetakan.

Usai melepas gerabah dari cetakan, selanjutnya permukaan atas gerabah di perhalus. Anak-anak mencelupkan 1-2 jari ke dalam gelas berisi air, lalu memolesnya di atas permukaan gerabah hingga halus.

Langkah akhir, setiap anak menulis nama masing-masing di permukaan gerabah bagian bawah menggunakan lidi, sebagai identitas kepemilikan mereka.

Selanjutnya gerabah-gerabah cetak ini akan menginap di UPT Kasongan ini selama minimal 7 hari. Kurun waktu 7 hari ini meliputi proses pengeringan yaitu diangin-anginkan di dalam ruangan, dijemur di bawah terik matahari dan terakhir di bakar dalam oven pembakaran. Nah...7 hari kemudian anak-anak akan menerima hasil gerabah cetak buatan mereka.....

Usai membuat gerabah, tiap anak membebaskan waktunya melakukan banyak hal...ada yang saling bercanda, menyaksikan pembuatan keramik, menyaksikan show room. Beberapa anak meneruskan ekperimen tanah liat mereka, memanfaatkan tanah liat yang ada, mencoba teknik putar dengan alat putar gerabah atau teknik bebas, membentuk bermacam figur imajinasi mereka.

Beberapa saat kemudian, bis yang akan membawa kami pulang, datang menjemput. Saatnya kembali ke rumah, membawa kenangan eksperimen gerabah sembari menanti hasil kreasi.........7 hari lagi kami kembali.... Bye....

---------------------------------------------------------------------------------------------


Lokasi: Pusat Pelatihan Gerabah & Finishing, UPT Dinas Perindagkop, Kasongan Bantul.
Pelatihan untuk rombongan: Pelajar, isntansi, keluarga dan umum.
Jadwal: Setiap hari (Minggu & libur tetap buka) pukul 08.00-16.00 WIB.
Fasilitas: Gedung pelatihan 2 lantai, show room, instruktur, penginapan dan parkir luas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG

Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...