Pukul 3 sore, dengan mengenakan raincoat lengkap masker penutup hidung mulut dan helmet saya keluar rumah, menuju apotik dan minimarket untuk membeli beberapa keperluan seperti masker dan stok makanan.
Suasana terlihat cukup lengang meski ada beberapa kendaraan lalu lalang, jalan-jalan dipenuhi abu vulkanik tebal yang sebagian beterbangan di udara saat disapu kendaraan yang melintas.
Hari ini, seluruh siswa sekolah diliburkan, demikian juga aktivitas perkantoran. Di sebuah sekolah menengah atas, tertera secarik kertas berisi pengumunan libur sekolah.
Di sebuah apotik, saya membeli 8 buah masker seharga Rp.2.000/pc untuk stok beberapa hari ke depan, mengingat masker yang saya beli merupakan masker sekali pakai. Pembelian masker di apotik dan mini market mencapai penjualan tertinggi sejak meletusnya Gunung Merapi beberapa tahun silam.
Begitupun suasana di sebuah waralaba minimarket yang cukup ramai dikunjungi pembeli yang hendak membeli stok makanan, dikarenakan pasar-pasar juga sepi dari aktivitas jual-beli. Sebagian pengunjung tetap mengenakan perlengkapan jaket, masker bahkan helm saat masuk ke dalam minimaket. Abu vulkanik terlihat menempel pada sebagian properti minimarket.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar