Senin, 22 Juni 2015

Sebuah Lukisan Petani yang Menyenangkan

Sebuah lukisan berisi petani dan sawahnya hadir di hadapan saya, tepatnya di monitor laptop saya. Lukisan ini dibuat oleh anak seorang teman. Buat saya, melihat lukisan tersebut  rasanya seperti mendapat sebuah kabar baik yang mengobati  keguncangan kami. Ya..minggu lalu saya dan banyak teman mengalami keguncangan hati  yang dalam atas kepergian seorang teman lama. Padahal saya belum lagi bertemu dengannya sejak tiga belas tahun yang lalu. 

Kembali kepada lukisan tadi. Anak-anak, meski kita sering abai akan mereka, disadari atau tidak ternyata menjadi agen pembawa kabar baik yang sangat ampuh. Mereka tanpa menyadarinya sendiri, menjadi penghibur yang sulit untuk ditandingi. Lukisan yang saya singgung di  awal, entah mengapa menenangkan hati saya atas keguncangan kami itu.

Temanya sesungguhnya sangat sederhana dan generik: Petani dan sawah. Lantas apa istimewanya? Umumnya, tema yang secara harfiah sangat generik yang sering dijumpai pada lukisan anak-anak adalah gambar gunung  di kiri-kanan, dengan matahari pagi yang mengintip pada latar belakang dan tentu saja hamparan sawah di latar depan. Entah sejak kapan  gambar seperti itu mewabah di dunia gambar- menggambar anak-anak. Seingat saya, sejak saya bersekolah dasar wabah itu turut menghinggapi saya.

Nah, lukisan anak teman saya itu sungguh-sungguh istimewa. Lukisan itu menghadirkan seorang petani sebagai objek utama, ia berdiri 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG

Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...