Aku tahu pada siapa kau tergila-gila.....pada lelaki rocker itu bukan? Yang rambut gondrongnya masih belum dipangkasnya sejak ia masih muda belia, rocker yang hingga menjelang usia setengah abadnya masih energik dan memikat banyak perempuan dan grupies-grupies di sekelilingnya.
Begini ya......kuceritakan padamu kisah lamaku. Dulupun aku tergila-gila pada rocker gaek itu. Dulu sekali...saat usiakupun masih belasan tahun dan ia belum setua sekarang. Mungkin kau benar-benar tak tahu dulu aku adalah anggota sebuah grupies bagi band rock si tua itu. Meski saat itu aku hanya ikut-ikutan saja, namun harus kuakui aku sangat membanggakan diriku yang memiliki kesempatan langka masuk dalam grupies itu.
Hingga suatu hari, saat grup rock dan si tua itu singgah di kotaku, aku dan grupiesku segera memburu rocker pujaan kami. Kami mengnvestigasi kemungkinan-kemungkinan di mana rocker pujaan kami itu menginap. Pada suatu malam sehari sebelum pementasan besar mereka, kami menyogok manajer pertunjukan mereka untuk menghamburkan diri ke kamar-kamar tempat seluruh anggota band menginap.
Kau tahu, satu persatu anggota grupiesku mengasingkan diri dengan masing-masing anggota band rock itu, termasuk aku. Kau tentu tak menyangka dengan siapa aku mengisolasi diri? Siapa sangka rocker pujaan kami ternyata jatuh cinta pada pandangan pertama padaku, yang anak bawang di grupies ini, ya setidaknya begitulah menurut pengakuan rocker itu.
Lelaki rocker itu nampaknya memang tergila-gila padaku, ia memandangku tak putus-putus dan seperti seekor serigala lapar yang telah berpuasa tak makan dan tak minum selama berbulan-bulan. Ia membelai rambutku dengan mesra dan entah kenapa matanya menjadi terlihat sayu merayu.
Aku tak kalah mesra, balas membelai rambut gondrongnya yang memepesona itu. AKu tak mempedulikan bau tengik rambutnya yang nampaknya jarang dikeramas itu. Saat itu, bau tengik yang menusuk-nusuk hidung itu merupakan bagian dari segala pesona kebintangannya. Apalah arti secuil bau tengik itu jika dibandingkan hatiku yang bunggah, dapat bertemu rocker yang digila-gilai jutaan fansnya.
Hingga suatu ketika......sesuatu membuatku terperangah.....sesuatu yang berwarna hitam..kecil dan nampak merayap-rayap....di antara sulur-sulur rambutnya.....nampaknya tak hanya satu ada dua...tiga..empat..lima...enam
Astaga, aku tak mampu menghitungnya.......puluhan serangga kecil merayap-rayap di seluruh batang rambutnya menyambut belaian tanganku dengan keriangan yang aneh. Astaga....laki-laki rocker pujaanku ini membiakan puluhan kutu rambut di kepalanya. Seketika bulu romaku berdiri....merinding dan bergidik.
Aku segera melepaskan diri dari pelukan lelaki rocker itu, menerobos pintu keluar dan berlari sekencang-kencangnya.
Jadi, bukan aku tak menyukai rocker pujaanmu itu, aku hanya agak mual membayangkan kutu-kutu di kepalanya yang memenuhi sulur-sulur rambutnya yang telah memutih itu.
Kau tidak bisa membayangkan betapa serangga-serangga penghisap darah itu memenuhi segala penjuru kepalanya, bukan?
#NulisRandom2015
#Day8
Tidak ada komentar:
Posting Komentar