Setiap kali melewati pohon-pohon Buah Kersen yang bercabang melebar bak payung yang menaungi panas matahari, saya selalu mengalami deja vu.
Sepersekian detik, saya memasuki masa kanak-kanak......seperti sebuah layar putih besar yang terkembang dan disoroti lampu proyektor yang menghadirkan sebuah film berulang-ulang.
Pohon Kersen, sebuah situs sejarah masa kecil saya hadir di banyak tempat dan bisa saya temui setiap waktu sesering saya inginkan. Mencecapnya dalam rasa manis di lidah adalah buah dari sedikit kekeraskepalaan saya. Ya...saya selalu berkeras untuk menaiki cabang-cabang pohonnya, menggapai surga kecil kemerahan itu pada setiap pucuk rantingnya.
Saya tidak pernah peduli dengan permukaan daun hijaunya yang kerap menempel di baju saya dan meninggalkan noda getah kehijauan. Bagi saya, noda daun yang lengket itu sungguh sepadan dengan keriangan mendaki puncak Kersen.
Begitulah masa kecil, mendaki dan menaiki pepohonan, mendapatkan noda getah, mencecap manis buah kecil yang merah meranum. Itu semacam satu paket petualangan kecil kanak-kanak saya.
#NulisRandom2015
#Day4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar