Musim penghujan sudah tiba, banyak kebaikan didapat di musim ini: air yang melimpah, udara yang sejuk, pucuk-pucuk pohon yang membunga dan tentu saja panen buah. Salah satu buah yang tengah melimpah pada musim ini adalah Buah Mangga.
Meski pohon Mangga di pekarangan belakang rumah kami telah ditebang akibat usia yang menua, tetapi kelezatan Buah Mangga masih tetap dapat kami nikmati. Kini kami memanennya di pasar dekat rumah...ups tepatnya membeli Tak hanya itu, beberapa rekan dengan senang hati mengundang dalam perayaan kecil panen buah Mangga di kediaman mereka. Ini tentu saja undangan yang sangat menyenangkan, memetik dan menikmatinya bersama dalam sebuah keriangan
Buah berwarna kekuningan ini bernama asli Malayalam Maanga konon berasal dari wilayah di perbatasan India dengan Burma. Di masa kolonial, orang-orang Portugis mengenalkan buah ini ke daratan Eropa dan dikenal sebagai Manga dalam Bahasa Portugis dan Mango dalam Bahasa Inggris.
Buah Mangga yang saya beli di pasar adalah enis Mangga Harum Manis, jenis yang sangat popuper dan ikonik di antara jenis lainnya. Sedangkan pohon Mangga yang dulu pernah hadir di pekarang rumah kami merupakan jenis Mangga Madu. Mangga Madu adalah jenis Mangga yang daging buahnya sangat manis. Mangga ini harus dipetik dalam kondisi mengkal, jika dalam kondisi telah matang maka kita aan mendapati daging buah yang sudah terlalu matang, kondisinya bisa dikatankan hampir 'bonyok'. Jenis lain yang cukup populer adalah Mangga Cengkir Indramayu yang berdaging tebal, harumnya khas dan memiliki kandungan karbohidrat lebih banyak.
Panen Buah Mangga diperkirakan akan mencapai puncaknya pada pertengahan buan Desember. Pasar-pasar akan dipenuhi dengan keranjang-keranjang berisi Buah Mangga, demikian pula pinggiran jalan raya akan diisi penual Mangga dadakan yang datang dari berbagai daerah.
Sudahkah temans menikmati Buah Mangga hari ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar