Senin, 01 Desember 2014

Lelang Buku yang Muram


Buku-buku di atas meja ini adalah sedikit dari keselruhan buku yang dicucigudangkan di Karta Pustaka Yogyakarta. Lembaga kebudayaan ini akan tutup. Ini kabar yang tak mengenakkan.
Lembaga ini berdiri sejak 1967, salah satu pendirinya adalah Romo Dick Hartoko. Ibu Anggi Minarni merupakan nahkoda terakhir yang memimpin Karta Pustaka.

Saya bukan bagian orang yang kerap mengunjungi Karta Pustaka, tercatat hanya dua kali menyinggahinya. Pertama di tahun 1995 saat masih berlokasi di Jl. Suroto. Kedua, ya hari ini, saat mendengar kabar lembaga ini akan tutup. Saya juga pernah menyaksikan resital biola seorang musisi Belanda yang diselenggarakan Karta Pustaka.


Kata Pustaka harus diakui telah menjadi bagian dinamika perjalanan kebudayaan Kota Yogyakarta. Hari ini saya membawa pulang dua buku dari sana: otobiografi "Hoegeng, Polisi: Idaman dan Kenyataan" dan sebuah buku lama keluaran Depdikbud "Upacara Tradisional Sekaten DIY"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG

Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...