Apa yang membuat malam hari menjadi begitu hidup? Jawabnya adalah cahaya.
Gemerlap warna-warni lampu hias, dalam berbagai bentuk dan warna, akan menghidupkan malam yang gelap, bahkan terkadang terasa melebihi siang hari.
Mengunjungi Yogyakarta di malam hari, ternyata tidak melulu harus menghabiskan waktu denngan duduk dan makan gudeg di lesehan-lesehan pinggir jalan. Ada cara baru menikmati malam di Yogyakarta. Datanglah ke Alun-Alun Selatan yang terletak di sisi selatan Keraton Yogyakarta. Anda akan terkesima dengan kemeriahan suasana di ruang terbuka yang satu ini.
Selama bertahun-tahun sebelumnya, wisata utama yang ada di sini adalah Masangin. Masangin adalah berjalan dengan mata tertutup di antara dua pohon beringin yang ada di tengah Alun-Alun. Mitos yang berkembang, jika kita berhasil berjalan lurus melewati dua beringin kembar tersebut, maka segala keinginan kita akan terkabul.
Suasana malam yang semula syahdu dan terkesan hening, kini berubah 1800. Kehadiran puluhan odong-odong dan sepeda tandem yang di hiasi dengan lampu-lampu hias warna-warni dan ditingkahi alunan berbagai musik mampu mengubah suasana hening menjadi hingar-bingar. Bak konser musik di malam hari.
Ada beberapa cara menikmati wisata cahaya di sini. Pilihan utama, anda yang kebetulan datang dengan keluarga atau teman dapat mengelilingi Alun-Alun Selatan dengan menyewa wahana odong-odong. Odong-odong adalah semacam kereta beroda terbuat dari rangka besi yang memiliki desain aneka bentuk dan rupa. Mulai dari odong-odong yang bergambar Dora Emon, Petruk, Angsa, Mickey Mouse, Kuda Terbang hingga Angry Bird.
Rata-rata harga sewa untuk 1 trip perjalanan adalah Rp.35.000,- Eits, jangan membayangkan anda hanya duduk santai berkeliling ya…. harga sewa odong-odong ini tidak termasuk jasa pengemudi lho! Secara bersama-sama, tiap penumpang harus mengayuh sendiri wahana ini, dengan 1 orang berada di kursi kemudi.
Jenis odong-odong bertingkat dengan kapasitas 6 penumpang
Ada banyak sekali pilihan odong-odong yang disesuaikan dengan selera dan kebutuhan jumlah penumpang. Dari odong-odong berkapasitas untuk 3-4 orang hingga odong-odong bertingkat yang berkapasitas 6-8 orang.
Pilihan kedua adalah berkeliling menggunakan sepeda tandem. Bagi Anda yang hanya pergi berdua dengan pasangan, bisa mencoba sepeda tandem berkapasitas dua penumpang. Atau bagi anda yang datang dengan kelompok kecil rombongan dapat mencoba sepeda tandem berkapasitas empat orang. Harga sewa sepeda tandem ini Rp. 15.000 untuk 1 kali trip.
Sepeda tandem dengan kapasitas 2 penumpang
Pengunjung anak-anak tak kalah dimanjakan, ada banyak pedagang yang menjajakan gelembung sabun tiup. Ada pula Kitir-kitir berlampu yang bila diterbangkan ke langit akan terlihat laksana kumpulan ubur-ubur terbang.
Penat mengayuh odong-odong dan sepeda tandem, Anda dapat beristirahat sambil mengisi perut yang lapar. Di sekeliling pinggir jalan area Alun-Alun Selatan ini, puluhan penjual makanan siap menyajikan hidangan makan malam pilihan. Sambil makan malam ala lesehan, Anda tetap dapat menikmati hiruk-pikuk suasana.
Ingin merasakan suasana sensasional ini? Ada pilihan waktu yang harus di perhatikan jika hendak berwisata ke tempat ini. Anda yang tidak terlalu suka keramaian dapat memilih hari-hari dimana area ini sepi pengunjung. Hari-hari sepi pengunjung antara lain Senin hingga Kamis malam. Tapi jika Anda menyukai keramaian dan kemeriahan suasana maka datanglah pada Jumat hingga Minggu malam. Terlebih jika datang pada musim liburan, dijamin suasana akan sangat cetar membahana! :)
Yk, 24 April 2013
