Jumat, 04 September 2015
ASPAL
Sepasang koin Benggol (10 sen) dari sebuah gang sempit di sudut Pasar Beringharjo. Kedua koin kembar ini lahir pada abad yang berbeda. Koin berwarna hitam kumal lahir pada pertengahan abad 19, detil cetakannya hampir tak terlihat, tertutup debu sejarah panjang yang dilaluinya. Koin di sampingnya, nampaknya lahir 170 tahun kemudian. Koin kedua ini, berwarna cerah, merah tembaga. Usianya masih muda memikat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG
Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...
-
Aku mengenal butir-butirnya di dapur rumah, saat ibu melakukan ritual memasak untuk keluarga. Ibu menggerus butir-butir Ketumbar usai meny...
-
ngat Thailand, tentu ingat sup Tom Yam. Ini kuliner andalan Negeri Gajah Putih yag tersohor. Penasaran dengan menu satu ini, saya mengunjung...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar