Kamis, 23 Oktober 2014

Dunia yang Paralel

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya jika teknologi virtual mampu membawa kita menjalani  kehidupan paralel dalam keseharian. Sebuah dunia yag dahulu hanya bisa kita saksikan dalam film atau kita baca dalam  novel, sebuah karya rekaan imajinatif seorang penulis naskah.


Kini, saat sedang menjalani kehidupan nyata kita juga menjalani kehidupan lain di dunia virtual secara bersamaan. Seorang ibu rumah tangga yang melakukan rutinitas kerumahtanggaan, secara bersamaan bisa menyandang profesi ganda. Profesi virtual yang disandang bisa berupa online marketer, online writer, online designer, buzzer dan aktivitas lain. 

Atau tengoklah kegiatan sederhana lainnya: chatting online dijalankan bersamaan dengan perbincanga langsung dengan teman di samping kita. Tak hanya itu, pebincangan online juga terkadang dilakukan dalam beberapa kanal secara bersamaan.

Seraya menulis catatan ini, sayapun tak henti  beraktivitas di dapur untuk memasak. Maka, selain menghasilkan artikel singkat ini, sayapun  sukses menyajikan menu makan siang. Menu makan siang kali ini ikan asin, sambal bawang dan lalapan bokcoy rebus. Mari makan..... :) 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG

Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...