Jumat, 19 Juli 2013

Berburu Hidangan Takjil di Pasar Sore Ramadhan Kauman

Sore ini, Saya dan anak-anak ,Eda & Nawal mengunjungi Pasar Sore Ramadhan di Kampung Kauman. Kunjungan ke Pasar Sore Ramdhan Kauman ini bukan sekedar membeli takjil, tetapi merupakan bonus bagi Eda yang telah menjalani puasa penuh selama 4 hari (selebihnya puasa beduk ).

Kami datang ketika sore hampir menjelang maghrib sehingga pasar kaget ini agak lengang . Keadaan ini membuat kami agak leluasa berbelanja, meski tetap harus bergegas untuk segera pulang. 

Berbagai jajan pasar dan lauk pauk untuk hidangan buka puasa ditaewarkan di pasar dadakan yang hanya terselenggara pada Bulan Ramadhan ini. Jajan pasar macam donat, clorot, carang gesing, pempek, martabak, kue lumpur, mie goreng, kolak hingga berbagai minuman segar macam es kelapa, jus buah atau setup buah tersaji di deretan meja-meja penjual. 



Nawal menikmati es kelapa muda dengan sirup cocopandan yang menggoda....


Bagi pengunjung yang tak mau repot memasak, berbagai lauk pauk juga ditawarkan. Ada mangut lele, iso babat goreng, oseng kikil, bacem tahu tempe, puyuh goreng, ayam kampung garang asem, ayam goreng, oseng usus,balado terong, sambel pete bahkan tersedia pula balado jengkol 


Lauk Pauk untuk menu makan malam usai takjil, atau sebagai persiapan sahur.....



Di antara jejeran penjual, ada seorang bapak yang khusus menjual aneka pepes. Sebuat saja pepes ayam, pepes tahu, pepes jamur, pepes teri, pepes udang, pepes cumi, pepes tuna, pepes tenggiri hingga yang agak spektakuler adalah pepes hiu.


Ini dia pedagang spesialis pepes. Harganya mlai Rp.1500 hingga Rp.3500.


Pasar Sore Ramadhan Kampung Kauman ini merupakan Pasar Ramadhan yang cukup legendaris di Kota Yogyakarta. Inilah pelopor bermunculannya pasar-pasar khas Ramadhan di seantero Kota Yogyakarta, maklum saja kegiatan pasar takjil ini telah dimulai sejak tahun 1973. Letaknya sangat strategis, di sisi utara ruas Jalan Ahmad Dahlan, dekat jantung keramaian Yogyakarta, Malioboro . 



Gerbang Pasar Sore Ramadhan Kauman


Jangan membayangkan pasar sore ini seperti pasar-pasar lain ya……pasar sore ini sesebnarnya merupakan deretan penjual yang menggelar dagangan di depan rumah menggunakan meja-meja sederhana saja lhoo. Uniknya, pasar ini sebenarnya merupakan sebuah gang sempit berukuran 2 meter saja. Sisi timur gang ini di isi deretan meja-meja penjual sedangkan sisi barat merupakan jalur keluar masuk pengunjung. 

Pasar sore ini mulai digelar sejak pukul 15.00, saat itu pedagang baru menata hidangan di meja-meja dan suasana masih sepi pengunjng. puncak keramaian sekitar pukul 16.00 hingga 17.30. Beberapa menit sebelum azan maghrib, suasana kembali lengang. 

Lengang bukan berarti sepi pengunjung, karena ada cukup banyak pengunjung yang memilih berbuka puasa di sini. Di sudut-sudut gang Nampak beberapa rombongan pengunjung tengah berbuka puasa dengan menu yang telah dibeli. Pun para penjual berbuka puasa dan mulai mengemasi dagangan masing-masing. 


Hidangan takjil yang kami beli sore itu cukup beragam. Kami membeli donat keju, es kelapa muda dengan sirup cocopandan yang menggoda, tumis udang, pepes teri dan nasi jinggo bali. Usai berbelanja kami bergegas pulang dan menikmati sajian takjil di rumah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG

Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...