Kemarin, saya menyimak kembali film Serendipity. Film drama tentang kemungkinan-kemungkinan pertemuan kembali dua orang yang terpisah jarak dan waktu.
Alih-alih terbawa romantisme lakon utama, saya justru tertegun pada fragmen tokoh Dean Kansky (Jeremy Piven). Ia adalah sahabat Jonathan Trager (John Cusack) sekaligus pendamping pria perkawinan John Trager. Ia yang karena rasa setia kawannya itu, turut menemani sahabatnya menelusuri jejak pertemuannya dengan Sara Thomas (Kate Beckinsale).
Penelusuran yang melelahkan dan nampaknya musthil itu membuat Dean Kansky putus asa. Kondisi itu menginspirasinya menulis sebuah obituari untuk Jonathan Trager sahabatnya, meski sahabatnya belum wafat.
Obituari yang ditulisnya diberikan langsung kepada Jonathan Trager. Isinya tentang kenangan baik akan sahabatnya, perjuangan gigih mencari relasi yang terputus dengan Sara Thomas dan disertai satire tragis "kematian" sahabatnya itu.
Obituari, catatan berisi kenangan dan kebaikan akan orang yang mendahului kita. Umumnya selalu penuh kehikmatan di dalamnya. Ditulis dalam rasa yang penuh lompatan-lompatan emosi mendalam.
Saya jadi paham, mengapa saya sering menulis obituari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar