Minggu, 30 November 2014

Gravity dan Cita-Cita Masa Kecil yang Kubatalkan


Sewaktu kecil saya pernah bercita-cita menjadi seorang astronot lantaran senang melihat bintang. Itu cita-cita jangka panjang. Cita-cita jangka pendek saya adalah mengintip bintang di Observatorium Bosscha, Bandung. Kedua cita-cita itu tak pernah terlaksana.
Saya urung menjadi astronot karena rasa takut yang berlebihan, sebuah ketakutan yang mungkin menghinggapi semua orang. Saya takut jika menjadi astronot akan melayang dan menghilang di tengah kegelapan luar angkasa. Cita-cita saya yang lain juga urung terlaksana, setidaknya belum. Sampai tulisan ini dibuat saya belum pernah menginjakkan kaki ke Observatorium Bosscha, apalagi meneropong bintang-bintang.
Sutradara Alfonso Cuaron menghadirkan mimpi buruk saya di masa lalu. Ia mengirim George Clooney dan Sandra Bullock ke luar Angkasa lewat film besutannya yang dilansir tahun lalu, Gravity.
Saya hadir secara tiba-tiba ketika suami dan anak-anak memutarnya di ruang keluarga. Saya hadir saat adegan Dr. Ryan Stone, yang diperankan Sandra Bullock, terlepas dari tali kendali yang menghubungkannya dengan wahana Teleskop Hubble yang tengah diperbaikinya. Tubuhnya tak henti berputar tanpa bisa dikendalikannya. HIngga akhirnya, rekannya Matt Kowalsi (George Clooney) berhasil menangkapnya.
Saya meninggalkan adegan di televisi, berpindah ke ruang lain. Saya tidak tahan menahan degup jantung demi menahan ketegangan itu. Terus terang ya....ini bukan soal alay atau bukan.....rasanya kok saya seperti nonton film G30S/PKI-nya Arifin C Noer yang tersohor itu..... 




Hari berikutnya, saya memutar film itu kembali, mencoba menyaksikan utuh. Akhirnya saya berhasil menyaksikan film ini secara utuh setelah melewati semua ketegangan yang menyertainya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MALAM TAHUN BARU PERTAMA SAYA: HIKING KALIURANG-BEBENG

Dua puluh empat jam ke depan, kalender di dinding kamar kerja saya akan berganti baru. Dua puluh empat jam lagi, penera waktu akan diset ula...