Temans, seberapa sering kamu mengkonsumsi kopi dalam sehari? Apa jenis kopi yang kamu konsumsi?
Kalau saya...hmmm masih berkutat pada jenis kopi sachet sih...hi..hi..hi... kadang jenis kopi instant yang ada krimnya....kadang juga menyeduh kopi tubruk.....biasa deh...yang merk generik cap Kapal Laut itu he..he...he...
Mengkonsumsi kopi yang beneran segar dari biji kopi yang digiling langsung cuma sesekali saja.....itu juga kalau ada kesempatan menyambangi kafe-kafe pas gelaran hang out alias kopdar he..he..he... (cekikikan lagi)
Nah, siang tadi tanpa sengaja saya berkesempatan mencicipi kopi espreso plus-plus....eits, jangan disamakan dengan pijit plus-plus yaa sodara-sodara. Sajian kopi espresso yang saya maksud di sini tentu saja dengan segala kesempatan langka yang jarang-jarang kita dapatkan: Coffe Cupping.
Apaan tuh Coffe Cupping? Bagi yang belum tahu dan awam (seperti saya ini..ehmm!), Coffe Cupping merupakan ajang icip-icip kopi murni, alias espresso. Icip-icipnya tentu bukan cuma satu lho...ada beberapa jenis kopi ang bisa kita coba dan bandingan rasa dan aromanya satu sama lain.
| Mesin manual espresso menghasilkan sajian kopi yang minim kafein. |
| Buih-buih di permukaan adalah krema yang mengandung minyak atsiri dari biji kopi. Untuk proses cupping, krema disingkirkan agar aroma dan rasa yang sebenarnya bisa kita dapatkan. |
| Brewing menggunakan V60 |
Tahu nggak temans, kopi yang saya icip-icip ini diproses langsung dari bijinya, digiling, lalu dipress menggunakan mesin espresso manual.....langsung oleh mas-mas brewer muda yang tekun dan menghayati sekali ritual ini....
Setelah puas cupping dengan aneka kopi berkualitas baik.....terakhir, sebagai perbandingan saya disuguhi kopi cap Kapal Laut yang biasa kita seduh..... Rasanya....ternyata beda sekali.... kopi generik yang biasa saya minum itu jadinya terasa hambar di lidah. Kok bisa begini?....
Begitulah kopi, segala dimensi aroma dan rasa ternyata sangat dipengaruhi oleh proses yang menyertainya sejak hulu hingga hilir: kondisi geografis tanah, jenis bibit, kematangan biji, cara pengeringan biji kopi, pemanggangan, cara penggilingan hingga suhu air saat proses brewing......Hmmmm.... Cobain sendiri deh....
O,ya Wiki Kopi ini sebenarnya semacam komunitas tempat kita belajar mengenal kopi. Bagi teman-teman yang serius ada program residensi selama 3 bulan full belajar all about kopi.
Dari obrolan dengan mas Tauhid Aminulloh, saya jadi tahu bagaimana peta kondisi perkebunan kopi di Indonesia, nasib petani kopi yang tak senikmat aromanya, konsumsi kopi orang Indonesia pertahun, jalur perdagangan kopi-kopi terbaik, industri kopi kemasan dan tentu saja yang paling menarik adalah: Cerita beliau mengunjungi petani kopi di Papua dan mengenalkan kepada mereka bagaimana rasa asli kopi yang mereka tanam. Sssttt.....banyak petani kopi kita yang mengkonsumbi kopi kemasan lho...bukan kopi hasil kebun mereka....Ironis'kan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar