Rayda yang kadang sulit dibangunkan pada pagi hari, tiba-tiba membangunkan diri pada dini hari pukul 05.00.
Ia langsung mandi dan sarapan dengan sendirinya (biasanya harus diseret-seret sama ibunya :p).
Pukul 08.30 kami sudah tiba di Rumah Seni Cemeti, kegiatan berlangsung 1 jam kemudian.
Walaupun kegiatan workshop belum dimulai, anak-anak berkesempatan melihat-lihat sejumlah karya seni di ruang pamer.
Saya was-was dengan tur mandiri yang dilakukan anak-anak saya, membayangkan tangan-tangan mereka yang penasaran dan memegang karya-karya seni ....lalu....gubrakkk!!....
Kira-kira pukul 09.30 Mbak Sita membuka workshop dengan memperkenalkan Charlotte Schleiffert dan sedikit gambaran tentang workshop.
Perkenalan
Pertama-tama, anak-anak diperlihatkan menggambar figur secara langsung dari ukuran tubuh manusia yang sebenarnya.
Seorang kakak asisten residensi menjadi relawan untuk penggambaran langsung ini.
Kakak ini tidur terlentang di atas media gambar dari karton berukuran 3x0,5m.
Lalu Charlotte menggambar outline keseluruhan tubuh kakak relawan ini menggunakan pensil.
Membuat outline figur langsung dari ukuran tubuh sebenarnya
Mereka saling bergantian menggambar outline tubuh temannya.
Usai membuat outline sebagai dasar melukis figur, selanjutnya masing-msing anak diberikan topeng tradisional sebagai referensi menggambar karakter wajah figur.
Maka dimulailah petualangan warna pada pagi itu.
Rayda & Nawal bolak-balik memberi warana pada lukisan figur masing-masing, mencelup warna merah, hijau, biru, kuning, hitam dan mengulasnya pada karton putih.
Nawal melukis figur plus topeng
Iya....poles-poles.....apapun hasilnya.....
Colak colek cat akrilik
sebelum mencolek warna lain, kuas harus dibersihkan pakai air dulu
Rayda full konsen di tengah suasana workshop
wajah topeng figur mulai terlihat
Saatnya mewarnai tangan
Ternyata Rayda mewarnai tangan figur dengan cara meliuk-liuk seperti pita
Keseluruhan figur karya Rayda
Keseluruhan figur karya Nawal
Ternyata Rayda mewarnai tangan figur dengan cara meliuk-liuk seperti pita
Keseluruhan figur karya Rayda
Keseluruhan figur karya Nawal
Membentuk figur-figur imajinasi mereka.
Tak puas mengulas warna, anak-anak diberikan kesempatan menggunting aneka kertas dan menempelkannya pada media lukis.
Usai workshop, setiap anak bisa membawa pulang topeng yang telah mereka lukis, namun hasil lukisan yang masih basah baru bisa diambil sore harinya
Inilah hasil karyaku.....














